Siklus Hayati Hewan Koala

Siklus Hayati Hewan Koala – Pembahasan masih kita lanjut tentang Hewan Koala, kali ini akan dibahas tentang Siklus Hayati Hewan Koala. Sebelumnya Admin Hewanternak.com juga sudah berbagi tentang Jenis-Jenis Hewan Koala.

 

Siklus Hayati Hewan Koala

Siklus Hayati Hewan Koala

 

Musim kawin koala berkisar antara bulan Agustus hingga Februari. Pada musim tersebut, koala jantan akan “berteriak” buat menarik perhatian betina. Saat itu pula, koala muda dari tahun sebelumnya siap buat meninggalkan induk dan hayati mandiri.
Setelah kawin, 35 hari kemudian bayi koala lahir. Bayi koala disebut joey . Panjangnya sekitar 2 cm dengan berat kurang dari 1 gram. Tubuh bayi koala berwarna merah muda, tak berbulu, tanpa telinga, dan buta. Secara naluriah, bayi koala akan bergerak menuju perut induknya dan menemukan jalan masuk ke dalam kantong.
Di dalam kantong perut, bayi koala menempelkan mulut pada puting susu induknya. Puting susu tersebut kemudian membesar di dalam mulut bayi koala sehingga puting susu sang induk tak akan terlepas. Induk betina mampu mengencangkan otot-otot pada bukaan kantong perut sehingga bayi koala tak akan terjatuh keluar.
Setelah dilahirkan, bayi koala berada di kantong perut induknya selama 6 atau 7 bulan. Bayi koala menyusu induknya dari dalam kantong perut. Saat berusia sekitar 22 hingga 30 minggu, induk betina memberi makan bayinya dengan semacam bubur nan berasal dari makanan sang induk nan belum tercerna.
Hal ini bertujuan buat melatih bayi koala agar beradaptasi dengan makanan sesungguhnya, yaitu daun eukaliptus. Setelah keluar dari kantong perut, bayi koala bergelantungan di punggung induk betina. Namun, mereka tetap menyusu hingga berumur satu tahun.
Demikianlah informasi singkat tentang Siklus Hayati Hewan Koala, semoga bermanfaat. Jangan lupa lihat juga Karakteristik Hewan Koala
Siklus Hayati Hewan Koala | Admin | 4.5
Leave a Reply