Jenis Jenis Ayam Hutan Secara Lengkap

Jenis Jenis Ayam Hutan Secara Lengkap –  Bulu ekor tersusun rapih dengan bentuk yang unik. Ayam hutan jantan juga memiliki sepasang taji di kakinya yang sangat runcing berguna untuk mengais permukaan tanah serta digunakan juga sebagai senjata andalan untuk bertarung memperebutkan betina.

Sebaliknya, tampilan ayam hutan betina terlihat begitu suram, dengan warna cenderung kusam seperti coklat, kuning gelap dengan sedikit campuran warna hitam dan putih. Tampilan ini berguna sebagai kamuflase sehingga terhindar dari predator seperti kucing hutan, musang, ular sanca dan binatang buas lainnya. Terutama saat sang betina harus diam mengerami telurnya, dalam sarang yang berada di atas tanah. Ayam betina tidak memiliki taji runcing di kakinya.

Saat ini ada 5 spesies ayam hutan yang tersebar di Asia, yaitu:

  1. Ayam Hutan Merah
  2. Ayam Hutan Hijau
  3. Ayam Hutan Abu-abu
  4. Ayam Hutan Srilanka
  5. Ayam Hutan Merah (Gallus gallus)

Ayam hutan Merah

Ayam hutan Merah adalah jenis yang paling dikenal karena penyebarannya cukup luas. Mulai dari Pakistan, India, China dan negara-negara di asia tenggara hingga Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa dan Bali.

Ukuran panjang ayam jantan berkisar antara 65-75 cm dengan kisaran berat 0,7 kg – 1,5 kg. Sedangkan ukuran ayam betina sekitar 40-45 cm dengan berat sekitar 0,5 – 1 kg.

Ayam Hutan Merah

Ayam Hutan Merah

 

Ciri-ciri khusus yang membedakan dari jenis ayam hutan lain adalah kepala dan jengger ayam hutan merah kecil. Bulu ekor panjang, dengan warna hitam bercampur hijau berkilauan dan ada sepasang bulu ekor yang paling atas yang tumbuh lebih panjang dan melengkung, membentuk formasi bulan sabit. Tubuh bagian bawah juga berwarna hitam kehijauan. Kakinya ramping berwarna abu-abu kebiruan dengan taji yang melengkung dan runcing. Sisiknya juga lebih halus. Terjadi gugur bulu di leher.

Ayam Hutan Hijau (Gallus various)

Ayam hutan Hijau merupakan jenis ayam hutan endemik Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, Lombok, Komodo, Flores, Rinca dan pulau kecil di sekitarnya.

Ukuran panjang ayam jantan sekitar 70-75 cm dan berat badannya sekitar 0,7-1,5 kg. Sedangkan ukuran ayam betinanya sekitar 40-45 cm dengan beratnya sekitar 0,5 – 0,8 Kg dan produksi telur 3 – 5 butir/ musim.

Ayam Hutan Hijau

Ayam Hutan Hijau

 

Ciri-cirinya utamanya adalah ukuran jenggernya yang paling besar dibandingkan dengan spesies ayam hutan lainnya dan berbentuk bilah yang sangat besar, berwarna merah muda dengan tepi membulat tanpa gerigi. Bulu leher, tengkuk dan mantel tumbuh pendek, membulat atau sedikit meruncing dan tumpang tindih seperti sisik ikan, berwarna hijau, yang bisa berubah-ubah. Bagian bawah tubuh dan ekor berwarna hitam bercampur ungu dan hijau berkilauan.

Ayam hutan abu-abu (Gallus sonneratii)

Ayam hutan abu-abu adalah jenis ayam hutan endemik di hutan tropis bercuaca kering di India. Habitatnya adalah hutan yang tidak terlalu lebat dengan rumput yang sedikit atau tidak ada rumput sama sekali.

Ukuran panjang ayam jantan sekitar 80cm dan betinanya berukuran lebih kecil sekitar 38cm. Ukuran pejantan ayam hutan abu-abu paling besar dari jenis ayam hutan lain dan dapat bertelur 4-7 butir per musim.

Ayam Hutan Abu Abu

Ayam Hutan Abu Abu

 

Ciri-ciri kususnya: memiliki warna dasar tubuh hitam dengan bintik berwarna merah tanah. Susunan bulu ekor lebih lebar dengan ujung yang tumpul dan kakinya berwarna merah. Ciri yang paling menyolok adalah bulu dadanya yang tumbuh memanjang dan melebar berwarna putih dengan pola ring hitam mengitari tepi bulu. Pola dan warna bulu dada ini menjadikan ayam hutan abu-abu betina menjadi ayam betina dengan warna bulu terindah dibandingkan dengan spesies ayam hutan betina lainnya.

Ayam Hutan Srilanka (Gallus lafayetii)

Ayam hutan Srilanka adalah hewan endemik yang memiliki daerah sebaran terbatas di Pulau Srilanka. Ukuran panjang ayam jantan berkisar 66-73 cm dengan berat 0,8 – 1,2 kg. Betina jauh lebih kecil, dengan panjang 30-35 cm dan berat 0,5 – 0,6 kg.

Ciri-cirinya: memiliki warna dasar hitam, dengan warna kuning keemasan di leher dan warna jingga gelap di sekitar punggung. Kaki berwarna kuning kemerahan dengan taji yang agak lurus dan runcing. Ciri khas dari ayam hutan Srilanka betina terletak pada bulu sayapnya yang berwarna belang antara coklat dan bersarang di tanah dengan 2-4 telur berwarna krem atau coklat.

Ayam Hutan Srilanka

Ayam Hutan Srilanka

 

Ayam ini juga terbiasa memakan mangsa yang hidup, sehingga tidak bisa mengkonsumsi makanan buatan pabrik. Oleh karena itu, ayam hutan Srilanka sangat sulit dipelihara di penangkaran.

Demikianlah artikel tentang Jenis Jenis Ayam Hutan Secara Lengkap, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin 3x dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di hewanternak.com

Jenis Jenis Ayam Hutan Secara Lengkap | Admin | 4.5
Leave a Reply