Cara Penggemukan Dalam Beternak Domba

Cara Penggemukan Dalam Beternak Domba – Alhamdulillah sahabat berikut ini saya akan berikan update terbaru dari artikel kami dengan judul Cara Penggemukan Dalam Beternak DombaMenggemukan domba, pemeliharaan domba yang berumur 4-8 bulan untuk di tingkatkan bobot atau berat badannya melalui proses pertumbuhan domba dan pembesaran daging selama kurang lebih 3 bulan.
Beternak domba dengan pola seperti ini adalah suatu peluang bisnis yang sangat menjanjikan prospeknya, dengan semakin maju nya perkembangan dibidang peternakan seperti sekarang ini beternak domba sudah tanpa perlu mengarit, angon dan kotoran dari domba tersebut tidak berbau sama sekali dengan program penggemukan domba pola hcs atau domba makan fermentasi. Pada waktu panen pun kita sebagai peternak tidak akan merasa kesulitan dalam menjualnya karena saat ini daging domba sangat di minati atau disukai oleh masyarakat sehingga akan sangat mempermudah kita sebagai peternak untuk menjual hewan peliharaan kita, berikut ini adalah prosedur dalam beternak domba.
Cara Penggemukan Dalam Beternak Domba
Cara Penggemukan Dalam Beternak Domba
1. Prosedur yang harus diperhatikan dalam beternak domba
Dibawah ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam usaha penggemukan domba:
  1. Usia domba belum mencapai 1 tahun.
  2. Pada umur itu perkembangan domba sedang mencapai fase pertumbuhan cepat, dimana makanan akan dikonversikan menjadi daging.
  3. Pada umur lebih dari 1 tahun, makanan akan mulai dikonversikan menjadi lemak, Namun ini adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh peternak domba.
  4. Domba yang akan digemukkan ialah domba jantan.
  5. Domba jantan memiliki pertambahan berat badan atau bobot yang lebih tinggi dari pada domba betina itu dikarenakan hormon testosteron yang dimilikinya.
  6. Kandang domba yang digunakan yaitu kandang dengan model panggung, karena kotoran domba nantinya lebih mudah untuk dibersihkan.
  7. Kotoran jangan sampai menumpuk di bawah kandang karena kandungan amonia bisa menggangu pernapasan ternak dan bisa menyebabkan penyakit paru-paru pada domba.
  8. Ternak Domba yang terkena penyakit paru-paru bobot badannya tidak bisa naik, atau bahkan dapat menurun dan ujung-ujungnya dapat menyebabkan kematian.
  9. kandang domba
  10. Makanan yang diberikan untuk domba dapat berupa rumput dan konsentrat.
  11. Rumput yang digunakan bisa berupa rumput gajah dan jenis rumput lainnya. Namun jika menggunakan rumput gajah, maka rumput harus dipotong kecil-kecil supaya domba lebih mudah dalam mengkonsumsinya.
  12. Pakan Konsentrat adalah pakan yang mengandung serat kasar rendah namun kandungan zat makanan yang bisa dicerna sebagai sumber utama zat makanan seperti lemak, karbohidrat dan protein tinggi. bila konsentrat untuk ternak domba sulit didapatkan, maka bisa diganti dengan konsentrat untuk ternak sapi.
  13. Pemberian pakan untuk domba harus secara teratur yaitu pagi, siang, dan pada sore hari. Pemberian pakan secara sekaligus bisa mengakibatkan domba kurang nafsu makan. Air minum untuk domba juga jangan lupa diberikan. Pemberian air minum untuk domba tidak perlu dibatasi atau ad libitum.

 

2. Faktor penentu keberhasilan usaha beternak domba
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam usaha pengemukan domba diantaranya yaitu sebagai berikut:
a. Pencarian bibit domba yang berkualitas bagus
Kesalahan dalam memilih bibit akan mengganggu proses penggemukan bahkan lebih parahnya lagi akan terjadi kegagalan usaha. maka dari itu perlu perhatian dalam memperoleh bibit domba yang berkualitas bagus
b. Penyediaan pakan/makanan (baik konsentrat, maupun pakan hijauan)
Pakan/makanan dalam usaha penggemukan domba ialah hal yang paling pokok, oleh karena itu ketersedian pakan baik itu konsentrat, maupun pakan hijauan (daun-daunan) harus betul-betul diperhatikan.
c. Pengelolaan usaha yang tidak fokus atau jangan sekedar usaha sambilan
Pada usaha penggemukan domba membutuhkan perhatian yang serius, apabila usaha ini hanya sekedar pekerjaan sambilan maka kemungkinan besar usaha ini akan mengalami kegagalan
d. Pengadministrasian pada proses penggemukan domba
Usaha penggemukan domba biaya berkisar antara 2 sampai 6 juta, bila lemahnya pengadministrasian untuk menjual ternak domba dan membeli bibit domba maka dapat merugikan kegiatan usaha.
3. Teknis dalam melakukan usaha penggemukan domba
Usaha penggemukan ternak domba bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut ini :
Untuk mendapatkan hasil yang optimal pemilihan domba bakalan (bibit) harus dilakukan dengan selektif.
a. Pemilihan Bibit Domba
  1. Bibit domba sudah berusia 6-8 bulan atau kurang dari 1 tahun.
  2. Ciri-ciri domba yang umurnya kurang dari satu tahun yaitu: bobot rata-ratanya 20 kg dan gigi masih rapat dan juga gigi belum tanggal.
  3. Bibit harus domba jantan karena domba jantan pertumbuhan badannya lebih cepat dari pada domba betina.
  4. Bibit domba harus sehat dan tidak mempunyai cacat.
b. Ciri-Ciri Domba yang sehat dan tidak cacat
  1. penampilan fisik normal
  2. kakinya tegak dan juga besar
  3. bulunya tampak seperti basah/klimis
  4. moncongnya tumpul.
 c. Kandang
  1. Panjang kandang bisa dibuat 1 meter, lebar 60 centimeter dan tinggi 60 centimeter. Satu lokasi atau satu atap terdiri dari 2 baris kandang. Satu kandang dapat diisi satu domba.
  2. Agar menambah nafsu makan domba, pada setiap wadah pakan sebaiknya dipakai untuk 2 domba. Wadah pakan tersebut diletakkan disisi luar dan jangan diletakkan saling berhadapan dengan barisan kandang lainnya.
  3. Atap kandang sebaiknya  dibuat dari rumbia atau alang-alang dengan kemiringan 45°. Penggunaan atap dari daun rumbia lebih baik dibandingkan dengan penggunaan atap seng karena pada waktu siang hari kandang domba tidak terlalu panas dan pada waktu malam hari menjadi hangat. Pemakaian atap seng sering menyebabkan ternak domba stress, karena pada waktu siang terlalu panas dan pada malam terlalu dingin
4. Pemberian Pakan Domba
Pemberian pakan untuk ternak domba harus diatur sedemikian rupa supaya domba tidak kelaparan ataupun kekenyangan. Pengaturan makanan bagi domba bisa dilakukan sesuai dengan tahap-tahap berikut ini :
  1. Minggu ke 1, adalah pada saat domba baru datang dapat diberi pakan konsentrat 1/5-2 ons per hari/ekor domba dan tambahkan 7 ons ampas tahu dan tambahkan 3 kg rumput, kemudian berikan pada waktu-waktu berikut ini: – Jam 05.00 beri makan domba ampas tahu dan pakan konsentrat – Jam 09.30 beri makan domba rumput-rumputan – Jam 15.00 beri makan domba rumput kembali dalam porsi atau dalam jumlah yang sama – Jangan lupa beri air minum setiap kali domba habis makan rumput, Pada fase ini, 2 sampai 3 hari domba akan terlihat seperti kurang nafsu makan, akantetapi hal itu dikarenakan ternak domba belum terbiasa, kemudian pada hari berikutnya makanan yang diberikan biasanya akan dimakan sampai habis.
  2. Minggu ke 2, tambah dosis pakan konsentrat menjadi 2/5-3 ons. Jenis Pakan dan juga waktu pemberiannya tetap.
  3. Minggu ke 3, dapat ditambah dosis pakan konsentrat menjadi 4 ons. Jenis Pakan dan juga waktu pemberiannya tetap.
  4. Minggu selanjutnya sampai masa penggemukkan domba berakhir (panen), dapat ditambah dosis pakan konsentrat menjadi 5 ons. Jenis Pakan dan waktu pemberiannya tetap sama
5. Menjaga Kesehatan Domba
  1. Sejak awal kedatangannya domba harus dijaga kesehatan dengan melakukan pemeliharaan dan perawatan yang baik dan benar, pemeliharaan domba supaya terjaga kesehatannya bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut ini : Menghindari dari lingkungan atau hal-hal yang dapat menyebabkan domba stress.
  2. Segera lakukan pengobatan pencegahan pada saat domba baru datang atau sebelum dimasukkan kedalam kandang penggemukan.
  3. Sebaiknya bulu domba yang baru datang di cukur supaya bibit penyakit, kutu, dan parasit lain dapat terbasmi.
  4. Selanjutnya mandikan domba setelah dicukur bulunya, sampai semua kotoran yang ada pada tubuh domba hilang.
  5. Kemudian berikan suntikan antibiotik dan obat cacing untuk mencegah penyakit
  6. Yang terakhir sebaiknya berikan obat anti stress untuk mencegah stress pada domba
6. Penjualan Domba
  1. Domba hasil dari penggemukan dapat dijual kepada:
  2. pedagang pengumpul.
  3. pembeli perorangan
  4. rumah jagal
  5. rumah-rumah makan
  6. Jika domba digemukkan menjelang hari raya kurban, maka keuntungan yang akan didapatkan pasti semakin besar karena pada saat hari raya kurban permintaan terhadap domba akan melonjak sehingga harga domba akan tinggi.
Demikian artikel tentang Cara Penggemukan Dalam Beternak Domba artikel ini bisa bermanfaat untuk semua amin3x. dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di hewanternak.com
Cara Penggemukan Dalam Beternak Domba | Admin | 4.5
Leave a Reply