Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar

Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar – Alhamdulillah sahabat pecinta hewan dimana saja berada pada siang hari ini saya admin dari hewanternak.com kembali akan memberikan update artikel terbaru dengan judul Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar

Kalajengking adalah sekelompok hewan beruas dengan delapan kaki (oktopoda) yang termasuk dalam ordo Scorpiones dalam kelas Arachnida. Kalajengking masih berkerabat dengan ketonggeng, laba-laba, tungau, dan caplak.

Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar

Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar

 

Untuk sebagian orang, hewan kalajengking adalah hewan yang menakutkan dan mengerikan, ya wajar saja, mungkin karena hewan ini berbisa, dan memiliki tubuh yang sangar, Namun bagi penghobi justru mereka sangatlah keren, unik dan eksotik, dan juga tidak semua kalajengking memiliki bisa yang berbahaya bagi manusia, pada umumnya bisa dari Arachnida ini berfungsi untuk melumpuhkan mangsa buruannya agar lebih mudah dimakan, biasanya kalajengking yang sangat berbahaya bagi manusia bahkan sampai mematikan adalah jenis Androctonus, Tityus, Leiurus quinquestriatus, Parabuthus dan Centruroides, Dan untungnya semua jenis ini tidak ada di Indonesia.

Kalajengking yang mematikan ini pada umumnya berada di afrika utara dan timur tengah, mereka hidup di padang pasir, contohnya adalah Death Stalker dengan nama latin Leiurus quinquestriatus, sengatan dari kalajengking jenis ini sangat menyakitkan namun biasanya tidak berbahaya bagi manusia dewasa yang sehat, berbeda jika tersengat anak-anak maupun orang tua yang memiliki penyakit jantung maupun orang yang alergi, akan tetapi tetap saja kita harus berhati hati dengan semua jenis kalajengking, apalagi dengan jenis-jenis seperti diatas, tapi jika anda bertemu kalajengking, usahakan jangan membunuhnya, karena mereka tidak akan menyerang kecuali merasa terganggu atapun terjepit. hal unik lainnya dari kalajengking adalah jika mereka terkena sinar ultra violet (ungu) maka tubuhnya akan berpendar atau menyala dalam gelap.

Cara membedakan kalajengking yang berbahaya

Cara membedakan kalajengking yang berbahaya dan tidak berbahaya sebenarnya cukup mudah, semakin besar capit dan semakin kecil ekornya maka semakin rendah bisanya, sebaliknya, jika semakin kecil capit dan semakin besar ekornya, maka semakin tinggi bisa dari kalajengking tersebut. karena kalau capit besar maka mereka berburu lebih banyak menggunakan capit untuk menahan mangsanya dan jarang menggunakan ekor dan sengatnya, seperti halnya flat rock scorpion yang memiliki capit besar dan ekor yang sangat tipis. begitu juga dengan Emperor scorpion. sebaliknya seperti Fat Tailed scorpion yang memiliki ekor gemuk dan capit yang begitu tipis, Sangat jelas jenis kalajengking seperti ini sangat berbahaya bagi manusia, Tapi bukan berarti jenis kalajengking ini tidak bisa dipelihara, banyak juga para penghoby yang memelihara kalajengking yang sangat berbahaya ini, Namun sangat tidak disarankan bagi pemula untuk memeliharanya.

Perawatan kalajengking

Pada umumnya kalajengking yang paling banyak dipelihara di dunia adalah Emperor scorpion / Pandinus imperator, karena sengatannya yang tidak berbahaya, efeknya hanya seperti sengatan lebah, kecuali bagi orang yang alergi terhadap sengatan lebah ataupun anak-anak, dan dia sangat jarang menyengat karena mereka lebih cenderung menggunakan capitnya yang besar sebagai pertahanan hidup dan untuk berburu mangsa, Emperor scorpion sering dipakai untuk pembuatan film-film Hollywood karena ukuran tubuhnya yang besar, capit besar dan warna hitam yang menarik. contohnya adalah film Indiana jones, The mummy, Scorpion king dll. Kalajengking Emperor adalah termasuk yang terbesar di dunia, panjang tubuhnya bisa mencapai 6 sampai 8 inch atau 20 cm, umur emperor scorpion berkisar antara 5 hingga 8 tahun.

Karena Emperor Scorpion jarang ada yang menjual di Indonesia maka Kalajengking yang paling banyak dan umum dipelihara adalah jenis Asian Forest Scorpion (AFS) seperti Heterometrus Longimanus dan Heterometrus cyaneus. ada juga seperti Liocheles waigiensis yang mirip dengan Flat rock scorpion namun tidak sama besarnya, Liocheles waigiensis ukuran dewasanya hanya mencapai sekitar 5 cm, jenis ini larinya sangat cepat mereka sering ditemukan di balik kulit pohon, atau di kayu-kayu lapuk, mereka sangat pemalu dan lebih memilih kabur dan sembunyi dibanding menyerang, Selain itu ada juga jenis lychas mucronatus yang bisanya lebih tinggi dibanding AFS namun tidak mematikan.

Demikianlah artikel tentang Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin ya rabbal alamin dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di hewanternak.com

Cara Merawat Kalejengking Dengan Benar | Admin | 4.5
Leave a Reply