Cara Menodohkan dan Perawatan Ayam Hutan

Cara Menodohkan dan Perawatan Ayam Hutan – Ayam hutan sesuai dengan namanya merupakan ayam hasil tangkapan langsung yang dari hutan, ada juga yang menyebutnya ayam bekisar walau sebetulnya berbeda. Ayam bekisar merupakan keturunan dari ayam hutan merah dan ayam hutan hijau, disamping itu ada juga Ayam hutan srilangka dan Ayam hutan kelabu. Lalu jika kita mempunyai ayam hutan hasil tangkapan dari alam ini, bagaimana cara menjinakkan ayam hutan?. Menjinakkan ayam hutan sebetulnya tidak terlalu sulit, yang mesti di perhatikan dengan seksama adalah adaptasi ayam hutan ini dengan lingkungan baru yang bisa menimbulkan stress.

Cara Menodohkan dan Perawatan Ayam Hutan

Cara Menodohkan dan Perawatan Ayam Hutan

 

Cara Menjodohan Ayam Hutan

Penjodohan ayam hutan merupakan hal yang sangat penting untuk memperbanyak keturunan dan ayam yang lebih jinak. pada umumnya penjodohan atau perkawinan ayam hutan termaksud gampang-gampang susah, karena terkadang ayam hutan agak memilih pasangan, namun itu bukan masalah besar. jika ingin memasukkan pasangan ayam masukkanlah saat malam hari atau suasana gelap karena ayam tidak terlalu stres dan takut. usahakan warna ayam tidak putih. namun jika ingin mendapatkan ayam hutan putih usahkan indukan putih di beri warna gelap dengan di wantek atau di beri pewarna. ini bertujuan agar ayam tidak takut. usahakan memilih indukan yang sudah pernah bertelur atau kualitas ayam di pilih yang pandai kawin, pandai mengeram, pandai membesarkan anak, dan juga tergantung ayam betina yang akan anda silangkan.

ada beberapa hal yang di perhatikan dalam persilangan ayam hutan. anakan generasi pertama persilangan ayam hutan asli dan ayam kampung atau keturunan maka sebutannya adalah F1, jika ayam hutan jantan x betina ayam kampung, maka anak ayam akan lebih jinak dan di sebut dengan ayam jurai, brugo atau ayam bekisar namun di tempat daerah tertentu sebutnya berbeda-beda. Sedangkan jika ayam kampung jantan x betina ayam hutan asli maka anakan akan menjadi sangat liar seperti ayam hutan.

Cara Perawatan ayam hutan

Untuk perawatan ayam hutan jika ayam sakit di berikan obat, apabila kandang kotor maka kandang di bersihkan. makanan dan minuman harus terjaga. dan ayam sekali-kali di mandikan dengan cara di semprot atau di mandikan seperti ayam biasa. namun hal yang harus di ingat ayam hutan memang terkadang kelihatan jika sudah beberapa tahun di pelihara akan terlihat jinak. namun jangan pernah tertipu jika sempat di lepas di luar kandang maka ayam tak akan pernah kembali atau sulit di tangkap. yang jinak hanya keturunan ayam hutan, itupun tidak terlalu jinak.

Walaupun sebenarnya saya juga pernah melepas ayam hutan atau pun terlepas di sekitar pekarangan rumah yang wilayahnya lumayan luas namun sebuah perkebunan, dan ayam hutan yang lepas tersebut tetap terlihat di pekarangan rumah atau kembali pulang dan tidur di beberapa pohon yang ada di sekitar kandangnya. dan hal itu bukan kebetulan jinak atau apa-apa tapi kejadian ini sudah sering terjadi baik yang tidak sengaja ataupun sengaja. jadi kemungkinan ayam hutan di umbar dalam artian lepas tapi tidak masuk kekandang itu bisa terjadi namun wilayah rumah harus luas dalam artian perkebunan atau wilayah yang ada banyak pepohonan bukan di daerah padat penduduk. karena saya memperhatikan ayam hutan yang lepas memang saat melihat orang tetap lari namun saat suasana sepi barulah dia kembali.

Demikianlah artikel tentang Cara Menodohkan dan Perawatan Ayam Hutan, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Cara Menodohkan dan Perawatan Ayam Hutan | Admin | 4.5
Leave a Reply