Berbagai Macam Penyakit Pada Sapi Serta Cara Mengatasinya

Berbagai Macam Penyakit Pada Sapi Serta Cara Mengatasinya – Halo sobat ternak, menanggapi pertanyaan pembaca mengenai penyakit pada sapi, kali ini redaksi usahaternak akan memposting artikel tentang Berbagai Macam Penyakit Pada Sapi Serta Cara Mengatasinya
berikut pencegahannya. Kurang lengkap memang rasanya kalau pada website
ini hanya menyediakan informasi tentang bisnis dan ternak sapi
mengabaikan cara mencegah penyakit pada ternak kita. Karena dalam usaha
sapi potong maupun sapi perah terkadang penyakit datang dan menjadi
kendala tersendiri bagi para pelaku usaha. Dengan cermat mencegah
penyakit dan mengetahui cara pengobatan yang benar, niscaya segala
permasalahan tersebut dapat diminimalisir dan tidak perlu menambah beban
pengeluaran bagi para pengusaha dan peternak sapi.
Kita mulai pembahasan mengenai berbagai jenis penyakit sapi potong dan
sapi perah secara umum. Sapi sehat biasanya ditandai dengan keadaan
dalam tubuh ternak tersebut berfungsi dengan baik. Kondisi dimana aliran
cairan di dalam tubuhnya berfungsi baik dalam mendukung penyusunan sel –
sel penting di dalamnya. Dengan rutin memperhatikan keadaan sapi serta
lingkungan dan cepat tanggap niscaya sapi akan selalu sehat dan normal.
Bila ada sedikit tanda – tanda yang tidak wajar pada hewan ternak kita,
jangan buru – buru khawatir, kita diagnosa lebih dulu tanda  –
tanda-nya. Bila perlu kita periksakan kepada dokter hewan setempat agar
mendapatkan informasi lebih detail mengenai kesehatan sapi dan termak
kita. Sebelumnya kami berikan tabel yang menggambarkan keadaan sapi yang
sehat sebagai referensi bagi kita yang sedang menjalankan usaha sapi
potong dan sapi perah.

ciri sapi sehat dari penyakit | usahaternak
Ciri dan Tanda Sapi Sehat

Beragam faktor dapat mempengaruhi kesehatan sapi. Namun diantara beragam
faktor tersebut, lingkungan dan penularan merupakan faktor yang paling
banyak membuat ternak / sapi terserang penyakit. Mencegah lebih baik daripada mengobati,
itulah yang harus kita garis bawahi. Untuk faktor lingkungan, layak
kita perhatikan keadaan kelembaban kandang, kebersihan lantainya, posisi
ventilasi dan aliran udara, apakah sinar matahari pagi masuk dengan
baik ke dalam kandang atau tidak. Kemudian sebelum kita mencampurkan
sapi dalam satu kandang, layak kita cek kondisi sapi satu per satu,
apakah semuanya sehat dan tidak terkena penyakit apapun. Penularan
penyakit biasanya sangat rentan terjadi pada sapi potong dan sapi perah.
Pakan juga merupakan salah satu penyebab sapi terserang penyakit, oleh
karenanya prosentase dan keseimbangan pakan layak kita pertimbangkan
dengan matang. Hijauan saja tanpa pakan buatan rasanya memang akan
membuat sapi kekurangan gizi.
Lengah pada salah satu hal diatas, maka potensi keuntungan kita juga
akan berkurang karena pengobatan sapi tidak semudah yang kita bayangkan,
apalagi jika terlambat sapi bisa mati. Untuk mencegah semua kemungkinan
tadi, kontrol yang ketat dan pengecekan setiap hari diperlukan. Oke,
sobat ternak sapi, setelah memahami segala pencegahan dan diagnosa
ringan tersebut, kita masuk pada pembahasan penyakit yang umum menyerang
sapi secara mendetail.

Berbagai Macam Jenis Penyakit Sapi Potong / Sapi Perah

penyakit ingus pada sapi | usahaternak
Segala penyakit sapi dapat dicegah dengan pengecekan teratur

Jenis – jenis penyakit yang rawan terjadi pada sapi saat proses
penggemukan dan ternak kami jabarkan satu demi satu untuk memudahkan
pembaca dalam memahami penyakit dan bakteri yang menyerang. Diantaranya
kami pilih beberapa yang sering menjadi kendala. Informasi ini kami
dapatkan dari berbagai sumber (dokter hewan, rekan peternak dan jurnal
ilmiah). Selain penjabaran penyakit dan gejalanya, kami juga memberikan
cara pengobatan dan pencegahannya, semoga dapat membantu sobat ternak
yang sedang mengalami kendala tersebut.

Penyakit Anthrax Pada Sapi dan Pengobatannya

Penyakit antrax adalah jenis penyakit yang sangat berbahaya dan dapat
menular pada manusia. Biasanya kategori penyakit seperti ini disebut zoonosis.
Nama lain dari antrax adalah radang limpa. Biasanya disebabkan oleh
bakteri yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang
mengandung bakteri basillus anthracis. Selain melalui makanan
yang tidak bersih tersebut, bakteri antrax bisa masuk ke dalam tubuh
sapi lewat tanah yang tercemar bakteri dan masuk melalui pernafasan dan
luka pada sapi. Bakteri antrax adalah bakteri yang daya tahannya luar
biasa, disinfektan dan panas terkadang tidak mampu melawan bakteri ini.
Penyebarannya juga sangat cepat apabila sapi tersebut kurang makan dan
kelelahan. Apalagi saat musim panas. Bila sapi sudah terkena antrax,
sebaiknya kita tidak mendekat dan harus berhati – hati dalam
penanganannya. Bakteri dapat menular pada manusia melalui luka,
pernafasan (jika menghirup bulu sapi yang terserang).

penyakit antrax dan pengobatannya | usahaternak
Pendarahan berwarna hitam pada sapi yang terkena antrax

Ciri dan Gejala antrax pada sapi umunya adalah sebagai berikut :

  1. Sapi demam, lemah dan mudah jatuh/ambruk
  2. Radang pada bagian limpa dan akhirnya sapi menjadi diare
  3. Banyak pendarahan di beberapa bagian tubuh, biasanya berwarna hitam
    (pada lubang hidung dan mulut, pori – pori dan pada lubang anus sapi)
  4. Nafas tersengah – sengah
  5. Pembengkakan pada bagian bawah perut
  6. Bila sudah akut, sapi akan mati mendadak
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Antrax pada sapi :
  • Vaksinasi spora avirulen secara berkala tiap tahun pada sapi yang belum terkena
  • Pengecekan, pembersihan dan karantina jika pada suatu daerah sudah terkena antrax
  • Jangan memberi makan sapi dengan akarnya, biasanya hijauan. Berikan rumputnya saja
  • Jangan sering – sering kontak fisik dengan ternak jika tidak benar – benar darurat
  • Jika sapi sudah terkena, berikan antibiotik dengan spektrum luas seperti Penisilin G, Oxytetracyclin, Streptomycin
  • Hewan yang sudah mati jangan dibedah, jangan memegang langsung bagian luka. Langsung kubur saja bila perlu bakar bangkainya.

Penyakit Scabies Pada Sapi dan Pengobatannya

Skabies biasa disebut kudis atau bulug/budug. Scabies juga merupakan penyakit zoonoisis
dan dapat menular pada manusia. Biasanya disebabkan oleh alat dan
kandang yang kotor. Kotoran tersebut terkadang mengandung tungau sarcoptes scabei.
Ternak yang sehat biasanya tertular jika sudah terjadi kontak langsung
dengan ternak/sapi yang terkena skabies. Biasanya hewan yang terserang
skabies terkesan seperti hewan yang gatal – gatal.
penyakit skabies sapi dan obatnya
Sapi yang terserang skabies
Ciri dan Gejala Scabies pada sapi umumnya adalah :
  1. Sapi sering menggigit bagian tubuhnya
  2. Terkadang menggosok – gosokkan badannya pada kandang (seperti menggaruk – garuk)
  3. Bulu rontok dan nanah mulau muncul pada bagian tubuh
  4. Karena ini adalah penyakit kulit sapi, akan timbul kerak berwarna abu – abu pada bagian tubuh sapi dan kulit terkesan kaku
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Skabies Pada Sapi :
  • Kandang usahakan berjauhan dengan rumah tinggal
  • Aliran udara dan sanitasi kandang usahakan bagus
  • Usahakan kandang sapi kering dan selalu bersih
  • Hewan yang terdiagnosa skabies harus dipisahkan dan dikarantina
  • Pengobatan yang aman biasanya dengan pemberian minyak kelapa
    dicampur dengan kapur barus kemudian gosokkan pada kulit yang terkena.
  • Serbuk belerang, dicampur dengan kunyit dan minyak kelapa yang sudah
    dipanaskan, gosokkan pada kulit sapi. Bisa juga digosok dengan air
    tembakau.
  • Sapi yang mati setelah terkena skabies tetap dapat dikonsumsi, hanya
    saja buang bagian yang terkena tungau. Sebaiknya berkonsultasi dulu
    dengan dokter hewan.

Penyakit Cacingan pada Sapi dan Pengobatannya

Disebut pula helminthiasis. Penyakit cacingan merupakan penyakit yang
paling sering menyerang ternak yang dipelihara secara tradisional. Dan
tergolong penyakit yang mudah ditangani tergantung dengan
banyak/sedikit-nya cacing dalam tubuh, jenis cacing yang menyerang
(cacing hati, cacing pita, cacing gilig/nematoda)dan penanganan. Jenis
cacing yang menyerang sapi sebenarnya sangat banyak jenisnya. Namun yang
paling sering menyerang adalah jenis cacing hati dan cacing pita,
biasanya disebabkan oleh kondisi pakan yang tidak bersih / mengandung
larva cacing. Biasanya pada rumput hijauan. Proses pengobatan biasanya
dilakukan dengan melumpuhkan cacing sehingga cacing yang mati tersebut
akan ikut keluar melalui kotoran sapi.
cacing pita sapi | usahaternak
Cacing Pita
cacing hati sapi | usahaternak
Cacing hati
 Ciri dan Gejala umum yang tampak saat sapi terserang cacingan :
  1. Sapi tidak nafsu makan
  2. Sapi terlihat kurus dari hari ke hari
  3. Susah buang air besar / tidak teratur
  4. Diare berkepanjangan dan mencret
  5. Gerakan melemah dan mata sayu
  6. Nafas terengah – engah
  7. Hidung dan mulut mulai kering
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Cacingan Pada Ternak :
  • Usahakan kandang tidak sering lembab
  • Jangan terlalu sering menggembalakan sapi karena kita tidak bisa mengontrol kebersihan rumput yang dikonsumsi oleh sapi
  • Sisa pakan di kandang jangan dibiarkan terlalu lama, segera buang atau olah menjadi pupuk tanaman
  • Berikan obat cacing secara rutin dan berkala (biasanya dua bulan sekali)
  • Obat yang biasanya digunakan oleh dokter hewan adalah dalam jenis
    benzimidazol, Imidathiazol dan Avermectin (konsultasi dengan dokter
    hewan sebelum menggunakan)
  • Pengobatan tradisional dengan pemberian daun / buah nanas. Terutama
    untuk melumpuhkan cacing nematoda. Untuk cacing lainnya, bisa diberikan
    bawang putih karena sangat efektif dan tidak terdapat efek samping.

Penyakit Ingusan Pada Sapi dan Pengobatannya

Penyakit ingusan biasa disebut MCF (MALIGNANT CATHARRAL FEVER). Penyakit ini ditularkan melalui virus Gamma Herpesvirinae
dan penularan virus dari ternak jenis domba. Biasanya menyerang sapi
yang sering digembalakan bercampur dengan ternak lain seperti domba dan
kambing. Biasanya domba yang sudah terserang tidak menunjukkan gejala
apapun, tetapi meninggalkan virus tersebut melalui bekas pakan yang
telah dikunyah dan dimuntahkan kembali. Sapi yang memakan bekas makanan
tersebut akan dapat terkena penyakit ingusan.
penyakit sapi ingusan | usahaternak
Gejala penyakit ingusan pada sapi
Ciri dan Gejala Ingusan pada sapi biasanya adalah :
  1. Timbul cairan pada bagian hidung dan mata ternak, lama kelamaan akan berubah dari encer menjadi lebih kental
  2. Ternak mulai terlihat meneteskan air liur
  3. Bagian moncong kering dan terkadang keluar nanah
  4. Ternak terdengar sulit bernafas dan gemetar
  5. Bagian mata terlihat keruh dan cenderung memutih
  6. Jika sudah parah kulit ternak seperti terkelupas
  7. Sapi berjalan sempoyongan dan lemah, jaringan tubuh rusak dan sapi terlihat kurus
  8. Jika dibiarkan maka sapi akan lumpuh total dan mati
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Ingusan pada Sapi :
  • Jangan sering menggembalakan sapi bersamaan dengan domba atau kambing
  • Jauhkan kandang sapi dari kandang domba yang baru datang dan belum divaksinasi
  • Kontrol kebersihan pakan yang akan dikonsumsi oleh sapi
  • Jaga kebersihan dan sanitasi kandang
  • Pisahkan dan karantina sapi yang terserang
  • Usaha yang bisa kita lakukan adalah dengan pencegahan infeksi dengan antibiotik sehingga gejala tidak meluas
  • Penyakit ini belum ada obat yang mampu menghilangkan secara
    keseluruhan, namun dapat hilang sendiri jika penanganan kita cepat dan
    sapi dipelihara dengan baik
  • Usahakan penanganan secara langsung setelah terlihat gejala ringan, biasanya 4 hari setelah terserang sapi akan semakin memburuk
  • Konsultasikan pada dokter hewan terkait pemakaian obat. Ingat, obati
    secara langsung setelah terlihat gejala ingusan, jangan terlambat.
  • Ternak yang mati tetap dapat dipotong dan dikonsumsi, namun bagian yang terinfeksi harus dibuang.

Penyakit Ngorok Pada Sapi dan Pengobatannya

Biasa disebut SEPTICHAEMIA EPIZOOTIC (SE) dalam istilah kedokteran. Disebabkan oleh kuman yang bernama Pastuerella multocida serotipe 6B dan Pastuerella multocida serotipe 6E.
Biasanya menjangkit pada sapi yang kelelahan / letih. Cenderung
menyerang sapi pekerja maupun sapi potong yang stress akibat terlalu
banyak aktifitas dan kandang yang lembab atau kurang bersih. Pakan yang
buruk kualitasnya juga merupakan sarana penularan kuman ini. Penularan
antar ternak biasanya melalui air liur, urine, makanan dan tanah yang
terkontaminasi. Kondisi lingkungan yang dingin juga merupakan sarana
untuk kuman tersebut berkembang.
Ciri dan Gejala Ngorok pada Sapi adalah :
  1. Sapi sulit bernafas dan gemetar
  2. Keluar air liur terus menerus
  3. Suhu tubuh naik sampai 40 derajat celcius
  4. Busung bagian kepala sampai leher bawah
  5. Radang paru – paru, terlihat pada bagian dada karena sapi kurus
  6. Selaput lendir me-merah
Pencegahan dan Pengobatan Sapi Ngorok :
  • Karantina dan pemeriksaan sapi yang baru datang
  • Vaksinasi rutin ternak dengan oil adjuvant tiap tahun
  • Kandang selalu bersih dan diberi disinfektan
  • Pengobatan yang umum dipakai adalah antibiotik Oxytetracyclin dan
    Streptomycin, pemakaiannya wajib konsultasi pada yang berpengalaman
  • Karena yang terserang adalah bagian paru – paru, maka jika akan dipotong dan dikonsumsi kita buang bagian paru – paru nya
  • Bangkai dan bagian yang terkontaminasi hendaknya dikubur atau dibakar

Penyakit Demam Pada Sapi dan Pengobatannya

Demam ini umum disebut demam 3 hari. Istilah kedokterannya adalah BOVINE
EPHEMERAL FEVER (BEF). Penyebab demam BEF ini adalah gigitan lalat Cullicoides sp dan nyamuk Culex Sp. Penyakit ini tergolong mudah diatasi dan tidak menular terutama bagi manusia.
Ciri dan Gejala Demam pada Sapi (BEF) adalah :
  1. Sapi terlihat lemah dan lesu
  2. Sapi demam tinggi dan terkesan pincang
  3. Susah bergerak dan berdiri
  4. Sesak dan gemetaran
  5. Timbul cairan pada bagian hidung dan mata ternak
  6. Nafsu makan menurun
  7. Jika menjadi penyakit sapi perah, produksi susu akan menurun
Pencegahan dan Pengobatan demam pada sapi :
  • Lingkungan yang bersih
  • Penggunaan insektisida pada kandang
  • Berikan obat penurun panas dan usahakan sapi banyak minum air
  • Obat tradisional bagi BEF adalah pemberian gula merah dan garam dapur dan diminumkan pada sapi.
  • Tetap konsultasi pada dokter hewan untuk lebih baiknya.
  • Daging boleh dipotong dan dikonsumsi

Penyakit Sapi Mubeng dan Pengobatannya

Penyakit sapi mubeng juga sering sekali menyerang sapi. Nama lain dari penyakit ini adalah penyakit surra.
Cara kerja penyakit ini adalah dengan berkembangnya parasit dalam darah
dan menurunkan kadar glukosa-nya. Sehingga kondisi tubuh sapi menjadi
menurun, kurang nafsu makan, stress dan mudah letih. Penularanan parasit
ini disebabkan oleh gigitan lalat haematophagus dan lyperosia
dan aneka jenis kutu. Penyakit surra sering menyerang sapi pada musim
hujan dimana kondisi kekebalan sapi sering turun dan melemah . Beberapa
kasus bahkan dapat menewaskan ternak, terutama kerbau.
Ciri dan Gejala Sapi Mubeng adalah :
  1. Gerakan sapi menjadi tidak aturan (sempoyongan, jalan berputar putar/mubeng) jika sudah parah sering kejang – kejang
  2. Selput lendir menguning
  3. Tidak nafsu makan dan bulu rontok
  4. Demam dan cepat lelah
Pencegahan dan pengobatan Penyakit Sapi Mubeng :
  • Penyemprotan insektisida di kandang ternak (biasanya sejenis asuntol) untuk mencegah datangnya serangga penghisap darah.
  • Hindarkan kandang sapi dari tempat yang rawan menjadi sarang serangga (parit dan tempat lembab)
  • Sisa – sisa pakan ternak jangan sampai membusuk di kandang
  • Bila sapi luka, jangan sampai dibiarkan infeksi dan menjadi makanan bagi lalat
  • Karantina sapi yang sakit dan berikan obat berupa atocyl maupun
    artosol, namun dalam penggunaannya hendaknya melalui konsultasi dengan
    dokter hewan setempat

Penyakit Sapi Kembung dan Pengobatannya

Seringkali saya mendengar keluhan peternak yang sapi-nya terkena penyakit kembung, dalam bahasa kedokteran biasa disebut bloat.
Penyakit sapi kembung disebabkan oleh macetnya saluran gas dalam tubuh
sapi, akibatnya pencernaan tidak lancar dan bagian perut rumen membesar.
Ini dapat dilihat dari bagian perut sapi sebelah kiri, apabila sapi
kembung pasti akan terlihat membesar. Penyebab utama sapi terserang
kembung adalah rumput – rumputan yang basah, kurang berserat. Oleh
karenanya seleksi hijauan mutlak diperlukan. Dan berikan prosentase
hijauan jenis leguiminose maksimal lima puluh persen.
sapi kembung bloat | usahaternak
Kembung jika dibiarkan bisa menyebabkan kematian
Ciri dan Gejala Sapi Kembung / Bloat :
  1. Perut bagian kiri membesar karena gas tidak dapat keluar
  2. Pernafasan terganggu karena organ pernafasan ditekan oleh membesarnya rumen
  3. Gerakan kurang lincah dan sering terjatuh
  4. Dalam kondisi parah, hewan bisa lumpuh dan mati
Pencegahan dan Pengobatan Kembung Pada Sapi :
  • Jangan biasa memberikan pakan rumput yang masih basah, terutama di pagi hari
  • Kurangi prosentase pemberian leguminose hijauan
  • Jerami kering berikan di pagi hari sebelum memakan hijauan jenis lain
  • Usahakan ternak banyak bergerak sehingga mengurangi gas pada lambung
  • Cara pengobatan yang biasa diberikan adalah anti bloat yang
    mengandung dimethicone dan minyak nabati yang berasal dari kacang tanah.
    Minyak nabati bisa disuntikkan pada sapi yang terkena bloat
  • Konsultasikan pada dokter hewan untuk penggunaan obat yang tepat

Penyakit Kuku Busuk Pada Sapi dan Pengobatannya

Seperti namanya, penyakit kutu busuk berkembang di bagian kuku sapi. Sering disebut sebagai penyakit Foot Rot (Pembusukan kaki/kuku). Kuman fusiformis
masuk ke dalam celah kuku sapi dan berkembang disana, bahkan daya tahan
kuman tersebut semakin lama jika berada di dalam kuku sapi. Penyebab
masuknya kuman ini adalah dimana kuku sapi terluka akibat hantaman benda
keras di tempat yang kotor dan akhirnya kuman masuk dan berkembang
pesat. Jika dibiarkan, kuman ini akan berkembang menjadi penyakit yang
melumpuhkan sel – sel di telapak kaki sapi hingga sapi tidak dapat
berjalan.
foot rot kutu busuk sapi | usahaternak
Kuku busuk / Foot Rot pada sapi
Ciri dan Gejala Kuku Busuk pada Sapi :
  1. Celah kuku dan tumit terlihat membengkak
  2. Keluar cairan kuning dan berbau busuk pada bagian kuku
  3. Mengelupasnya selaput pada bagian kuku diakibatkan matinya jaringan sel pada bagian tersebut
  4. Sapi terlihat pincang saat bergerak dan kesakitan
Pencegahan dan Pengobatan Kuku Busuk pada Sapi :
  • Jaga kebersihan kandang sehingga bakteri dan kuman sulit berkembang disana
  • Sering periksa kebersihan kuku sapi
  • Jika sudah terserang, segera rendam kaki yang terserang dengan larutan formalin sebanyak 10%
  • Untuk pengobatan dengan suntik, usahakan kaki sapi tetap kering dan
    disuntikkan larutan sulfat beserta antibiotik sesuai saran dokter hewan
cacingan pada sapi dan obatnya | usahaternak
Sapi yang kurus terkena cacingan
Berbagai Macam Penyakit Pada Sapi Serta Cara Mengatasinya | Admin | 4.5
Leave a Reply